Teknik Dasar Bulu Tangkis

Teknik Dasar Bulu Tangkis – Bulu tangkis atau sering disebut badminton adalah salah satu cabang olahraga yang populer di Indonesia. Olahraga ini banyak diminati masyarakat, karena selain dapat diperlombakan, dapat juga untuk sekedar berolahraga ketika ada waktu luang. Perlengkapan utamanya pun cukup sederhana, yaitu raket dan shuttlecock.

Di Indonesia, banyak atlet yang berprestasi dalam olahraga bulu tangkis. Untuk menjadi pemain yang berprestasi tentunya harus berlatih keras dan hal yang paling utama adalah mengetahui teknik dasarnya. Nah, kali ini kami akan memberikan lengkap mengenai teknik dasar bulu tangkis.

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Cara bermain bulu tangkis yang benar membutuhkan kecermatan, kelincahan, dan juga ketangkasan. Selain itu, perlu juga memiliki pemahaman dasar mengenai teknik-teknik yang digunakan. Berikut 7 teknik dasar bulu tangkis :

  1. Teknik Memegang Raket,
  2. Teknik Pukulan.
  3. Teknik Gerakan Kaki.
  4. Posisi Badan.
  5. Posisi Badan Ketika Melakukan Pukulan.
  6. Teknik Servis.
  7. Teknik Mengembalikan Servis.
  8. Teknik Overhead.
  9. Teknik Smash.

1. Teknik Memegang Raket

Teknik bulu tangkis yang pertama adalah cara memegang raket. Raket merupakan salah komponen penting dalam permainan bulu tangkis yang berfungsi untuk menghasilkan pukulan yang berkualitas. Karena itu, penting untuk menguasai teknik memegang raket yang benar. Ada 2 teknik dalam memegang raket, yaitu teknik forenhand dan backhand.

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Teknik Forehand
Teknik ini bisa dilakukan dengan tangan kanan maupun tangan kiri. Cara melakukannya, pertama posisi kepala raket sedikit menyamping kemudian pegang raket dengan cara seperti bersalaman. Posisi jari telunjuk dan ibu jari terdapat jarak seperti huruf V. Sementara jari yang lainnya menggenggam erat raket.

Teknik Backhand
Cara melakukan teknik ini yaitu posisikan kepala raket sedikit menyamping, lalu posisi ibu jari sedikit terpisah dari keempat jari lainnya. Lalu keempat jari lainnya menggenggam erat raket.

>> Baca juga : Teknik Dasar Sepak Bola

2. Teknik Pukulan

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Teknik dasar bulu tangkis yang kedua yaitu teknik pukulan. Pada umumnya, atlet bulu tangkis menggunakan teknik forehand ketika melakukan pukulan. Berikut adalah teknik ketika melakukan pukulan :

  1. Pegang raket dengan teknik forehand.
  2. Posisi kaki kiri dan kanan menyilang (kaki kiri berada di depan dan kaki kanan berada di belakang).
  3. Miringkan badan sedikit ke arah kanan.
  4. Pukul shuttlecock dengan menggerakan/mencondongkan bahu ke depan.
  5. Jika ingin melakukan pukulan clear, pukul shuttlecock sekeras mungkin.

3. Teknik Gerakan Kaki

Teknik dasar bulu tangkis yang selanjutnya yaitu gerakan kaki atau footwork. Dalam permainan bulu tangkis ada satu keahlian dasar yang harus dimiliki yaitu kelincahan. Seorang pemain bulu tangkis harus lincah dalam bergerak, tidak hanya tangan saja yang lincah dalam melakukan pukulan tetapi gerakan kaki juga harus lincah dalam bergerak.

Hal ini karena untuk menghasilkan pukulan yang berkualitas dan mematikan, harus ada harmonisasi antara tangan, kaki dan anggota tubuh yang lain. Kerja sama antara anggota tubuh sangat diperlukan untuk melakukan serangan maupun bertahan dari serangan lawan.

4. Posisi Badan

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Selanjutnya adalah sikap atau posisi badan. Hal ini berkaitan berkaitan dengan keseimbangan tubuh. Selain ketangkasan dan kelincahan, keseimbangan tubuh juga sangat dibutuhkan dalam permainan bulu tangkis.

Menjaga keseimbangan dengan posisi badan yang benar ketika melakukan serangan atau bertahan akan membuat performa menjadi lebih maksimal. Oleh karena itu, sangat penting untuk berlatih menjaga keseimbangan tubuh. Berikut cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga keseimbangan tubuh :

  • Posisi badan bertumpu pada kedua kaki. Baik ketika melakukan serangan atau ketika bertahan.
  • Tekuk kedua lutut, lalu berdiri dengan ujung kaki sampai pinggang berada posisi tegak.
  • Buka kaki selebar bahu dengan posisi sejajar atau salah satu kaki berada di depan.
  • Tangan yang tidak memegang raket berada di samping badan, agar tangan yang memegang raket bisa bergerak bebas.

>> Baca juga : Teknik Dasar Bola Basket

5. Posisi Badan Ketika Melakukan Pukulan

Posisi badan ketika melakukan pukulan juga menjadi poin penting yang harus diperhatikan untuk mendapatkan pukulan yang berkualitas dan maksimal. Berikut adalah posisi badan yang benar ketika melakukan pukulan :

  • Posisi badan sedikit menyamping ke arah net.
  • Kaki kiri berada di depan kaki kanan.
  • Posisi badan berada di belakang shuttlecock
  • Bahu kanan sedikit ditarik ke arah belakang.
  • Harus ada pergantian posisi bahu kanan dan kaki kanan ketika sedang melakukan pukulan.

6. Teknik Servis

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Teknik dasar bulu tangkis yang selanjutnya yaitu teknik servis. Servis adalah salah satu pukulan dari berbagai macam pukulan yang ada dalam permainan bulu tangkis. Servis dilakukan dengan cara mengarahkan shuttlecock ke kiri, kanan, depan atau belakang pemain lawan. Ada tiga cara dalam melakukan teknik servis yaitu :

Forehand Pendek
Servis ini dilakukan dengan sedikit tenaga atau mengayunkan raket tidak terlalu kuat. Ketika melakukan servis iini, posisi jatuhnya shuttlecock tidak akan jauh dari net area pemain lawan.

Forehand Tinggi
Servis ini menggunakan tenaga yang kuat atau tenaga penuh. Posisi jatuhnya shuttlecock akan jauh dari net atau di belakang area pemain lawan. Biasanya ketika melakukan servis ini, pemain akan membuka kaki selebar pinggang dengan posisi tubuh sedikit menyamping. Hal ini berguna untuk memperkokoh posisi berdiri pemain.

Backhand Service
Teknik servis ini dilakukan dengan menggunakan tenaga dan ayunan raket yang sedang. Ketika melakukan servis ini, posisi kaki disesuaikan dengan tangan yang sedang memegang raket. Jika yang memegang raket adalah tangan kanan, maka kaki kananlah yang berada di depan, begitu juga sebaliknya.

7. Teknik Mengembalikan Servis

Teknik dasar bulu tangkis yang selanjutnya yaitu teknik mengembalikan servis. Ada 2 cara mengembalikan servis, yaitu dengan teknik dropshot dan netting.

Teknik Dropshot
Teknik dropshot merupakan teknik dimana cara melakukannya sama seperti smash namun pukulan yang dihasilkan tidak terlalu bertenaga. Teknik ini bertujuan untuk mematikan pergerakan lawan. Teknik ini biasanya digunakan untuk mengecoh lawan.

Teknik Netting
Teknik netting adalah teknik melakukan pukulan dengan perlahan dan mengarahkan shuttlecock jatuh sedekat mungkin dari net. Teknik ini termasuk teknik yang sangat sulit dilakukan. Bahkan, pemain profesional pun kadang gagal dalam melakukan teknik ini.

8. Teknik Overhead

Teknik overhead dilakukan ketika posisi jatuhnya shuttlecock berada di belakang tubuh kita berdiri. Teknik ini dilakukan dengan cara memukul shuttlecock seperti halnya melempar sesuatu. Gunakan teknik forehand untuk memegang raket.

9. Teknik Smash

Teknik Dasar Bulu Tangkis Smash

Sama halnya dalam permainan bola voli, permaian bulu tangkis juga terdapat teknik smash. Teknik smash dalam permainan bulu tangkis juga hampir mirip seperti teknik smash dalam permaian bola voli. Hanya saja dalam permaianan bulu tangkis teknik smash dilakukan dengan menggunakan raket.

Cara melakukan teknik smash yang benar yaitu dengan melakukan lompatan tinggi dibarengi dengan memukul shuttlecock dengan kuat ke arah daerah lawan. Jika teknik smash ini dilakukan dengan benar, maka akan menghasilkan gerakan shuttlecock yang tajam dan mematikan.

Demikian ulasan mengenai teknik dasar bulu tangkis. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca Juga : Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Baca juga artikel dari Pantainesia

4 pemikiran pada “Teknik Dasar Bulu Tangkis”

Tinggalkan komentar