Niat Puasa Syawal

Setelah sebulan penuh melaksanakan puasa Ramadhan, umat islam dianjurkan untuk melanjutkan puasa enam hari di bulan Syawal. 

Puasa Syawal dapat dilakukan pada hari apa saja di bulan Syawal, kecuali pada tanggal 1 Syawal sebab itu merupakan hari raya umat islam. Sebagaimana dikatakan dalam hadits berikut ini :

Dari Abu Sa’id Al Khudri ra, beliau mengatakan :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ صِيَامِ يَوْمَيْنِ يَوْمِ الْفِطْرِ وَيَوْمِ النَّحْرِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berpuasa pada dua hari, yaitu hari Idul Fitri dan Idul Adha” (HR. Muslim no. 1138)

Banyak umat islam berlomba-lomba melakukan ibadah puasa di bulan Syawal. Rasulullah saw menerangkan bahwa berpuasa enam hari di bulan Syawal sama seperti berpuasa setahun penuh. Sebagaimana dikatakan dalam sebuah hadits berikut ini :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan lalu mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164)

Mengenai tata cara puasa Syawal, dianjurkan untuk dilakukan selama enam hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 2 – 7 bulan Syawal. Namun, jika ingin melakukannya secara berselang-seling juga diperbolehkan. Misalnya, sehari puasa dan sehari tidak, kemudian hari esoknya puasa kembali. 

Niat Puasa Syawal

Berikut ini niat puasa Syawal yang dilakukan secara berturut-turut selama enam hari :

Niat Puasa Syawal

Bacaan Latin

Nawaitu shauma ghodin ‘an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya

“Aku berniat puasa sunnah enam hari bulan syawal karena Allah ta’ala”

Niat diatas merupakan niat puasa Syawal yang dilakukan selama enam hari berturut-turut. Adapun niat puasa Syawal lainnya jika tidak memungkinkan melakukannya secara berturut-turut, yaitu sebagai berikut :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin ‘an adai sunnatis Syawwali lillahi ta’aalaa

Artinya : “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta’ala.”

Demikian pembahasan mengenai puasa Syawal. Semoga kita bisa mengamalkan ibadah yang satu ini, mengingat pahalanya yang begitu besar. Aamiin ya robal ‘alamin

ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan komentar