Majas Anafora

Pernahkah kamu mendengar seseorang mengucapkan majas anafora? Mungkin pernah, namun kamu tidak menyadarinya. Lalu seperti apa sih majas anafora itu? Nah, pada artikel kali ini kita akan mengulas secara ringkas mengenai majas anafora beserta contohnya. Yuk simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Majas Anafora

Kata anafora berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu “anaphora” yang artinya “pengulangan tempat”. Sedangkan definisi majas anafora adalah sebuah gaya bahasa yang memiliki ciri khas pengulangan kata-kata pertama dari sebuah kalimat.

Majas ini termasuk dalam jenis majas repetisi dimana berisi pengulangan kata atau frasa dalam sebuah kalimat. Pengulangan kata tersebut bisa berada diawal, ditengah atau diakhir kalimat.

Pengulangan kata dalam majas anafora bertujuan untuk mempertegas makna. Umumnya, majas ini sering ditemukan dalam puisi.

Contoh Majas Anafora

Agar kamu lebih paham mengenai majas anafora, berikut kami berikan beberapa contoh majas anafora beserta penjelasannya.

Contoh beserta Penjelasannya

1. Jadilah baik agar kamu dihargai, jadilah baik agar kamu dihormati, jadilah baik agar kamu dirindukan semua orang.

Penjelasan :
Majas anafora pada kalimat diatas ditunjukan pada kata “Jadilah baik”. Pengulangan kata tersebut digunakan untuk mempertegas maksud dan tujuan yang ingin diutarakan dalam kalimat.

2. Wajahmu selalu terbayang dipikiranku, wajahmu selalu hadir setiap waktu, wajahmu adalah sesuatu yang selalu ku rindukan.

Penjelasan :
Majas anafora pada kalimat diatas ditunjukan pada kata “wajahmu” yang diikuti oleh penggalan kalimat berbeda. Pengulangan kata tersebut bertujuan untuk menimbulkan kesan dari sebuah kalimat.

3. Meskipun harus melewati gunung, meskipun harus menyebrangi sungai, meskipun harus menempuh jarak yang jauh, aku tetap semangat menuntut ilmu ke sekolah.

Penjelasan :
Majas anafora pada kalimat diatas ditunjukan pada kata “meskipun”. Pengulangan kata tersebut bertujuan untuk mempertegas maksud atau makna dari sebuah kalimat.

4. Pendidikan adalah jalan untuk meningkatkan skil, pendidikan adalah jalan menuju sukses, pendidikan adalah hak semua orang.

Penjelasan :
Majas anafora pada kalimat diatas ditunjukan pada kata “pendidikan”.

5. Sedekah akan membuatmu menjadi kaya, sedekah adalah obat hati, sedekah akan menolongmu di akhirat nanti.

Penjelasan :
Majas anafora pada kalimat diatas ditunjukan pada kata “bersedekahlah”. Pengulangan kata tersebut bertujuan untuk mempertegas maksud, makna dari sebuah kalimat.

Simak juga : Majas Metafora

Contoh dalam Kalimat

  1. Berdoalah agar hidupmu tenang, berdoalah agar impianmu terwujud, berdoalah karena itu senjata paling ampuh.
  2. Kasih ibu sepanjang masa, kasih ibu takkan terganti, kasih ibu tiada akhir.
  3. Tahukah kamu bahwa kaulah cinta pertamaku, tahukah kamu bahwa kaulah wanita yang paling ku sayang, tahukah kamu bahwa kaulah wanita paling berharga.
  4. Sejak kepergianmu aku merasa sepi, sejak kehilangan mu aku merasa merana, sejak itu hidupku terasa hampa.
  5. Ucapan adalah doa, ucapan adalah cerminan hati, ucapan adalah curahan isi jiwa.
  6. Meski hujan badai, meski petir menggelegar, meski datang angin topan, aku akan tetap menunggumu disini.
  7. Dibalik sebuah kata terdapat suatu makna, dibalik sebuah makna terdapat suatu maksud, dibalik sebuah maksud terdapat suatu hasrat.
  8. Bagaimana caranya agar kamu tidak menangis lagi, bagaimana caranya agar kamu tersenyum, bagaimana caranya agar kamu tertawa?
  9. Harta berlimpah tidak akan menggoyahkan imanku, harta berlimpah tidak akan merubah prinsipku, harta berlimpah hanyalah sebuah kefanaan semata.
  10. Belajarlah agar kamu tidak mudah dibodohi, belajarlah agar kamu pintar, belajarlah agar cita-citamu terwujud.

Baca juga : Majas Alegori

Contoh dalam Puisi

Contoh 1

  • Ibu, betapa mulianya dirimu,
  • Ibu, sembilan bulan kau mengandungku,
  • Ibu, kau merawatku dengan penuh kasih sayang,
  • Ibu, sungguh kaulah wanita terhebat dalam hidupku.

Contoh 2

  • Guruku, engkau selalu sabar dalam menghadapiku,
  • Guruku, engkau selalu tabah memberikan ilmu,
  • Guruku, engkau membuatku sukses hingga saat ini,
  • Guruku, engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa.

Contoh 3

  • Dulu kita tidak begini,
  • Dulu kita selalu bersama,
  • Dulu kita sedih bersama,
  • Dulu kita tertawa bersama.

Demikian ulasan mengenai majas anafora. Semoga bermanfaat ya. 🙂

Baca juga : Majas Sinekdoke

Baca juga artikel dari Pantainesia

Tinggalkan komentar