Majas Repetisi

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan majas repetisi? Majas ini sering digunakan dalam puisi lhoo. Yuk simak ulasan lengkap mengenai majas repetisi dibawah ini !

Pengertian Majas Repetisi

Majas repetisi adalah sebuah gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata, frasa, atau klausa dalam suatu kalimat. Pengulangan kata ini bisa terdapat pada bagian depan, tengah, atau akhir kalimat.

Kata yang diulang tersebut memiliki makna yang sama, karena majas ini termasuk dalam kategori majas penegasan sama seperti majas pleonasme.

Ciri-Ciri Majas Repetisi

Ada beberapa ciri-ciri majas repetisi, yaitu :

  • Menggunakan pengulangan kata, frasa, atau klausa.
  • Mempunyai kata atau kalimat yang sama pada setiap pengulangan kata tersebut.

Baca juga : Majas Tautologi

Fungsi Majas Repetisi

Fungsi dari majas repetisi adalah untuk :

  • Menegaskan suatu makna dari kata yang diulang.
  • Menambah nilai estetika pada sebuah kalimat.

Jenis Majas Repetisi

Majas repetisi terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

1. Anafora

Jenis majas repetisi ini menggunakan pengulangan kata, frasa, atau klausa pada awal kalimat. Contoh : “Guruku, betapa besar jasamu, guruku, tak kenal lelah kau mengajariku, guruku, kaulah pahlawanku”.

2. Mesodiplosis

Jenis majas ini menggunakan pengulangan kata, frasa, atau klausa pada tengah kalimat. Contoh : “Toni selalu minum setelah bangun tidur. Toni selalu minum setelah mandi. Toni selalu minum saat akan berangkat sekolah“.

3. Epifora

Jenis majas repetisi ini menggunakan pengulangan kata, frasa, atau klausa pada akhir kalimat. Contoh : “Aku sedang bermain ketika kau mandi. Ayah sedang mencuci mobil ketika kau mandi. Ibu sedang memasak ketika kau mandi“.

4. Simploke

Jenis majas ini menggunakan pengulangan kata, frasa, atau klausa pada awal dan akhir kalimat. Contoh : “Aku mencintaimu dengan tulus, tapi kau tak peduli. Aku mencintaimu dari jauh, tapi kau tak peduli. Aku mencintaimu tanpa syarat tetap kau tak peduli“.

5. Epizeuksis

Merupakan majas yang menggunakan pengulangan kata secara berturut-turut dalam sebuah kalimat. Contoh : “Kemarin aku melihat Andre sedang berenang, berenang di sungai“.

6. Anadiplosis

Majas ini menggunakan pengulangan kata paling akhir yang kemudian kata tersebut dijadikan kata pada awal kalimat berikutnya. Contoh : “Di rumahku terdapat banyak pintu, pintu terbuat dari kayu, kayu berasal dari pohon“.

7. Epanalepsis

Jenis majas ini menggunakan pengulangan kata pertama pada akhir kalimat. Contoh : “Kita menggunakan akal dan pikiran kita“.

8. Tautotes

Majas jenis ini menggunakan pengulangan kata yang dilakukan secara berulang-ulang dalam sebuah konstruksi kalimat. Contoh : “Aku menyayangi kamu, kamu menyayangi aku, sehingga kamu dan aku bersatu“.

Contoh Majas Repetisi

Agar kamu lebih paham mengenai majas repetisi, simak baik-baik contoh majas repetisi dibawah ini :


♦ Agung berjanji akan terus berusaha, berusaha, dan terus berusaha agar bisa menjadi siswi terbaik di sekolahnya.


♦ Adi akan terus bekerja, bekerja,dan bekerja agar hutangnya cepat terlunasi.


Salah lagi, salah lagi, salah lagi, kenapa aku selalu salah dimatamu.


♦ Aku akan selalu bersamamu, bersamamu, dan selalu bersamamu dalam kondisi apapun.


Selamat menikmati hidangan di rumah kami, selamat menikmati menu spesial dari kami, selamat menikmati dan semoga kalian suka dengan hidangan kami.


♦ Kopi yang kamu sajikan rasanya pahit, pahit, dan pahit sekali rasanya.


Cinta adalah sebuah misteri, cinta adalah sebuah kebahagiaan, cinta adalah sebuah pengorbanan.


♦ Kerjaanmu hanya bermain, bermain, dan bermain terus tanpa mengenal waktu.


Dia pasti bisa, aku yakin dia pasti bisa menyelesaikannya tanpa bantuan orang lain.


♦ Temanku hobi lari pagi, dia sangat suka lari pagi, tubuhnya sehat karena lari pagi.


Demikian ulasan ringkas mengenai majas repetisi. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Majas Antitesis

Baca juga artikel dari Pantainesia

Tinggalkan komentar