Jenis-Jenis Paragraf

Berbicara mengenai paragraf, ternyata banyak jenisnya loh. Jenis paragraf sendiri terbagi menjadi 3 yaitu berdasarkan isi, berdasarkan gagasan utama, dan berdasarkan fungsinya. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Paragraf

Sebelum masuk ke jenis-jenis paragraf, mari kita pahami terlebih dahulu pengertian dari paragraf. Paragraf adalah suatu kumpulan dari kesatuan pikiran yang kedudukannya lebih tinggi dan lebih luas dari kalimat. Paragraf juga dapat diartikan bagian dari karangan yang terdiri dari beberapa kalimat, yang isinya tentang informasi untuk pembaca dengan pikiran utama sebagai pusatnya.

Pengertian paragraf yang lainnya adalah suatu kumpulan kalimat yang mempunyai ide pokok dan cara penulisannya sedikit menjorok ke bagian dalam. Paragraf biasa disebut  juga dengan alinea.

Ciri-Ciri Paragraf

Paragraf memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu sebagai berikut :

  • Kalimat pada baris pertama menjorok atau agak ke dalam.
  • Paragraf memiliki dua jenis kalimat yaitu kalimat utama dan kalimat penjelas.
  • Paragraf memiliki beberapa kalimat penjelas dan hanya memiliki satu kalimat topik atau kalimat utama.
  • Setiap paragraf menggunakan satu kalimat inti atau topik dan kalimat yang lainnya sebagai kalimat pengembang yang berfungsi untuk menerangkan, mendeskripsikan atau menjelaskan pikiran utama yang ada di dalam kalimat utama.

Jenis-Jenis Paragraf

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, paragraf terbagi menjadi 3 jenis, yaitu jenis paragraf berdasarkan isi, berdasarkan letak gagasan utama, dan berdasarkan fungsinya. Berikut penjelasan ketiga jenis paragraf tersebut :

Berdasarkan Isi

Jenis paragraf berdasarkan isinya terbagi menjadi 5, yaitu paragraf narasi, eksposisi, argumentasi, persuasi, dan deskripsi.

1. Paragraf Narasi
Paragraf narasi yaitu paragraf yang menceritakan suatu kejadian berdasarkan urutan waktunya. Paragraf narasi terdiri dari dua jenis yaitu narasi runtut cerita dan narasi kejadian. Paragraf narasi runtut cerita adalah paragraf yang pola pengembangannya dimulai dengan sebuah tindakan. Sedangkan paragraf narasi kejadian adalah paragraf yang berisi tentang suatu kejadian.

Baca Juga : Contoh Paragraf Narasi

2. Paragraf Eksposisi
Paragraf eksposisi adalah paragraf yang bertujuan menyampaikan, memaparkan dan menjelaskan informasi serta menjelaskan suatu topik ke orang lain. Untuk memahami paragraf eksposisi kita harus menganalisis kemudian menggabungkannya dengan pengetahuan yang kita miliki.

3. Paragraf Argumentasi
Paragraf argumentasi adalah paragraf yang digunakan untuk mengungkapkan gagasan atau ide, fakta suatu hal, dan pendapat penulis yang disertai bukti. Tujuan dari paragraf argumentasi adalah untuk menyakinkan orang lain bahwa gagasan, ide dan pendapat tersebut adalah benar dan terbukti secara nyata.

4. Paragraf Persuasi
Paragraf persuasi adalah paragraf yang tujuannya membujuk orang lain supaya melakukan suatu hal sesuai dengan keinginan si penulis. Dalam ini penulis harus dapat membuat pembaca percaya dan memberikan bukti secara nyata agar keinginannya dapat tercapai.

5. Paragraf Deskripsi
Paragraf deskripsi yaitu paragraf yang menggambarkan suatu objek agar pembaca seakan-akan dapat merasa, melihat, atau mendengar objek yang digambarkan tersebut.

Berdasarkan Letak Gagasan Utama

Jenis paragraf berdasarkan letak gagasan utamanya terbagi menjadi 3, yaitu paragraf deduktif, induktif dan campuran.

1. Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang letak kalimat utamanya berada di awal paragraf, sedangkan untuk kalimat penjelasnya terletak setelah kalimat utama.

2. Paragraf Induktif
Paragraf induktif kebalikan dari paragraf deduktif. Kalimat utama pada paragraf induktif terletak diakhir paragraf, sedangkan kalimat penjelasnya berada sebelum kalimat utama.

3. Paragraf Campuran
Paragraf campuran yaitu paragraf yang letak kalimat utamanya berada di awal dan di akhir paragraf. Sedangkan kalimat penjelasnya berada di tengah-tengah paragraf.

Baca Juga : Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran

Berdasarkan Fungsinya

Jenis paragraf berdasarkan fungsinya terbagi menjadi 4, yaitu paragraf pembuka, isi, penghubung dan penutup.

1. Paragraf Pembuka
Paragraf di awal karangan yang  berfungsi untuk mengundang penasaran pembaca terhadap isi suatu cerita.

2. Paragraf Isi
Paragraf ini berisi tentang bagian-bagian utama dalam suatu karangan.

3. Paragraf Penghubung
Paragraf ini berfungsi untuk menggabungkan setiap paragraf agar menjadi satu kesatuan dalam sebuah karangan.

4. Paragraf Penutup
Yaitu paragraf yang berisi tentang kesimpulan atau ringkasan, saran, harapan, atau penegasan kembali tentang poin-poin penting dalam suatu karangan.

Contoh Paragraf Singkat

Berikut ini beberapa contoh paragraf deduktif, induktif, narasi, deskripsi dan eksposisi.

Contoh Paragraf Deduktif

Contoh 1
Kemacetan yang terjadi di kota Jakarta adalah suatu hal yang sudah biasa. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kemacetan. Faktor pertama adalah kurangnya rasa kedisiplinan pengguna jalan raya. Faktor kedua adalah jumlah kendaraan yang ada di jalan raya tidak sesuai dengan luasnya jalan raya. Faktor ketiga kurang tegasnya aparat yang berwenang dalam menindak para pelanggar lalu lintas. Faktor yang terakhir adanya tempat-tempat yang mengganggu lalu lintas seperti halte yang tidak difungsikan, pedagang kaki lima dan lain-lain.

Contoh 2
Alfian Bagus adalah salah satu penyair ternama di Indonesia. Penyair kelahiran Banyumas ini juga menjadi bagian dari sastrawan angkatan ‘48 yang terkenal selain Yeni Puji dan Agus Kusno. Puisi-puisi Alfian sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah puisi yang berjudul Dia.

Contoh Paragraf Induktif

Contoh 1
Daun Pepaya dapat dijadikan sebagai jamu untuk menambah nafsu makan. Daun pepaya juga dapat dijadikan sayuran yang nikmat untuk disantap. Tidak hanya itu, bunga pepaya juga dapat dimasak menjadi oseng-oseng yang dapat membangkitkan nafsu makan. Apalagi buahnya, manis dan dapat memperlancar pencernaan. Ternyata banyak manfaat pada tanaman pepaya.

Contoh 2
Setelah banjir surut, anak-anak yang berhasil dievakuasi diantar ke pelayanan medis darurat untuk diberikan penanganan dan pemeriksaan. Ternyata ada berbagai kasus penyakit yang diderita oleh anak-anak korban bencana banjir bandang tersebut. Sebanyak 5 anak menderita penyakit kulit, 20 anak mengalami diare akut, dan 7 anak dipastikan terkena demam berdarah. Dapat dikatakan bencana banjir bandang tersebut membawa dampak yang buruk bagi kesehatan anak-anak korban banjir.

Contoh Paragraf Narasi

Contoh 1
Beternak bebek tidak sesulit yang dibayangkan. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh peternak bebek adalah membuat kandang bebek sesuai dengan kebutuhan. Kemudian setelah itu membeli bebek jantan 3 ekor dan betina 6 ekor. Pastikan bebek diberi makan secara teratur agar tidak mudah terkena penyakit dan rutinlah dalam membersihkan kandang.

Contoh 2
Di sebuah hutan, hiduplah dua orang anak yatim piatu yang bernama Yeni dan Yuni. Mereka tinggal disebuah gubuk kecil. Keseharian mereka berburu binatang untuk dimakan. Setelah beberapa lama, mereka ditemukan oleh seorang saudagar kaya yang sedang ingin berburu. Yeni dan Yuni pun dibawa ke rumah saudagar kaya tersebut dan mereka dijadikan sebagai anak angkatnya.

Contoh Paragraf Deskripsi

Contoh 1
Pantai Menganti memiliki tata keindahan alam yang menarik, khususnya bagi wisatawan yang mendambakan suasana tenang, nyaman dan jauh dari kebisingan kota. Bentangan lautnya sangat luas terlebih jika menikmatinya dari atas bukit menganti. Pemda Jawa Tengah harus menata dan mengelola Pantai Menganti sebagai tujuan wisata alternatif.

Contoh 2
Lapisan ozon menipis, gurun semakin luas, dan hutan-hutan tropis mulai meranggas. Akibatnya cuaca tidak menentu, suhu bumi meningkat dan bencana alam semakin sering terjadi. Kesimpulannya bumi semakin kritis karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

Contoh Paragraf Eksposisi

Hingga saat ini, bantuan untuk para korban tsunami belum merata. Hal ini disaksikan oleh beberapa wilayah di Palu. Misalnya Desa M. Sampai saat ini, warga Desa M hanya makan ubi dan singkong. Jika ada warga yang makan nasi, itu adalah sisa-sisa beras yang masih tersisa. Keadaan seperti ini menunjukan bahwa bantuan pemerintah belum merata.

Demikian pembahasan mengenai jenis-jenis paragraf beserta contohnya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Contoh Teks Prosedur

Tinggalkan komentar