Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran

Menurut letak gagasan utamanya, paragraf terbagi menjadi 3, yaitu paragraf deduktif, induktif dan campuran. Seperti apa sih paragraf deduktif, induktif dan campuran itu? Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan dibawah ini yang akan membahas detail mengenai ketiga jenis paragraf tersebut lengkap dengan ciri-ciri dan contohnya.

Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang memiliki gagasan utama atau gagasan pokok pada awal paragraf. Paragraf deduktif biasanya terdiri dari sebuah pernyataan umum yang dilanjutkan dengan penjelasan-penjelasan. Artinya, membahas sesuatu yang umum terlebih dahulu kemudian menjadi khusus.

Salah satu contohnya paragraf diatas. Paragraf diatas adalah paragraf deduktif, yang menjelaskan secara umum pada awal kalimatnya. Setelah itu dilanjutkan dengan penjelasan bagaimana bentuk paragraf deduktif tersebut.

Ciri-Ciri Paragraf Deduktif

  • Kalimat utama terletak di awal paragraf.
  • Kalimat disusun mulai dari pernyataan umum, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan-penjelasan.

Contoh Paragraf Deduktif Singkat

Berikut beberapa contoh paragraf deduktif yang bisa kamu jadikan sebagai referensi untuk tugas sekolah

Contoh Paragraf Deduktif 1

Kemacetan sudah menjadi hal yang biasa dijumpai di beberapa kota besar di Indonesia. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah volume kendaraan yang sudah tinggi dan melampaui target serta kapasitas jalan. Selain itu, masih banyaknya aparat yang kurang tegas dalam menindak pelanggar lalu lintas dan tingkat kesadaran masyarakat yang kurang disiplin semakin mengakibatkan kemacetan tidak terkendali.

Contoh Paragraf Deduktif 2

Bunglon adalah salah satu hewan yang unik. Ia dapat beradaptasi di lingkungannya dengan cara mimikri. Bunglon dapat merubah warna kulitnya sesuai dengan warna yang ada disekitarnya. Jika bunglon bunglon berada di ranting pohon, warna kulitnya akan menyesuaikan dengan warna ranting pohon tersebut.

Contoh Paragraf Deduktif 3

Internet menjadi salah satu hal yang sangat bermanfaat bagi manusia. Kita dapat dengan mudah mengetahui berbagai informasi di belahan dunia manapun dengan menggunakan jaringan internet. Selain menjadi media informasi, internet juga dapat menjadi media komunikasi bagi pengguna media sosial. Dengan menggunakan jasa internet,ada banyak hal yang dapat kita jangkau hanya dengan sekali klik sehingga masyarakat sangat terbantu dengan kemudahan ini.

Contoh Paragraf Deduktif 4

Bekerja di perusahaan rintisan atau startup memiliki beberapa kelebihan. Pertama, kamu bisa berlatih membangun perusahaan dari nol secara langsung. Kedua, kamu bisa bekerja di posisi mana saja yang tersedia di perusahaan, sehingga kamu bisa belajar banyak hal dan kemampuan semakin meningkat.

Contoh Paragraf Deduktif 5

Bagus adalah anak yang rajin. Setiap hari ia bangun subuh jam 04.15. Ia selalu shalat berjamaah di masjid depan rumah. Ia tidak pernah terlambat datang kesekolah.

Contoh Paragraf Deduktif 6

Curriculum Vitae atau biasa disebut CV adalah salah satu syarat untuk melamar pekerjaan. CV umumnya berisi data pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, prestasi, keahlian dan data pendukung lainnya. CV ini harus dibuat secara singkat, padat, dan jelas.

Contoh Paragraf Deduktif 7

Ibu adalah sosok yang besar peranannya dalam sebuah keluarga. Sebagian besar orang setuju dengan pernyataan itu. Kita tidak bisa menyiapkan segala kebutuhan hidup tanpa bantuannya. Mulai dari perlengkapan, makanan, dan kebutuhan yang lain dilakukan ibu tanpa pernah mengeluh. Hal tersebut semakin membuat kita sadar agar tidak membantah segala nasehat ibu dan menghargainya lebih baik lagi.

Contoh Paragraf Deduktif 8

Generasi muda masa kini mencari kerja bukan hanya untuk mendapatkan gaji yang besar. Generasi muda masa kini mulai mempertimbangkan aspek kepuasan batin dalam bekerja. Sehingga hal ini memicu para generasi muda masa kini bekerja sesuai dengan bakat dan minat.

Contoh Paragraf Deduktif 9

Orang yang pendiam tidak seharusnya dijauhi ataupun dianggap aneh. Karena tidak semuanya orang yang pendiam itu berkepribadian sombong, penderita kelainan jiwa, pecandu narkoba atau seorang teroris. Orang yang pendiam hanyalah orang yang tidak suka berbicara banyak dan tidak terlalu senang berada di tempat yang ramai terlalu lama.

Paragraf Induktif

Paragraf induktif adalah kebalikan dari paragraf deduktif. Jika paragraf deduktif memiliki gagasan utama di awal, maka paragraf induktif memiliki gagasan utama di akhir paragraf. Jadi kesimpulannya, paragraf induktif adalah sebuah paragraf yang memiliki gagasan utama pada akhir paragraf dan memiliki bentuk penjelasan khusus ke umum.

Ciri-Ciri Paragraf Induktif

  • Diawali dengan penjelasan khusus.
  • Kemudian diubah menjadi sebuah kesimpulan berdasarkan penjelasan khusus.
  • Gagasan utama terletak di akhir paragraf.

Jenis-Jenis Paragraf Induktif

Ada 4 jenis paragraf induktif, yaitu :

1. Generalisasi

Paragraf generalisasi adalah sebuah paragraf induktif yang menjelaskan hal-hal khusus di awal, kemudian diarahkan menjadi satu kesimpulan umum. Kesimpulan umum ini diambil dari kalimat-kalimat khusus diatasnya.

2. Analogi

Paragraf Analogi adalah sebuah paragraf induktif yang dikembangkan dengan pola deduksi, artinya topik utamanya disajikan dengan cara membandingkan 2 hal yang memiliki kesamaan. Dari kesamaan-kesamaan inilah ditarik menjadi suatu kesimpulan umum.

3. Sebab-Akibat

Paragraf sebab-akibat adalah sebuah paragraf induktif yang kesimpulannya diambil dari kalimat-kalimat yang merupakan hal khusus atau sebab pada awal paragraf.

4. Akibat-sebab

Paragraf ini kebalikan dari paragraf sebab-akibat. Artinya, paragraf ini menarik kesimpulan umum berupa sebab dari akibat-akibat yang telah dijelaskan sebelumnya.

Contoh Paragraf Induktif Singkat

Berikut beberapa contoh dari paragraf induktif.

Contoh Paragraf Induktif 1 (Generalisasi)

Ketika ujian sekolah telah selesai, nilai siswa diperiksa kembali. Ternyata sebanyak 15 siswa mendapatkan nilai diatas standar kelulusan. 12 siswa mendapat nilai tepat pada standar kelulusan, dan tidak ada siswa yang mendapatkan nilai di bawah standar. Sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan belajar di kelas ini berhasil.

Contoh Paragraf Induktif 2 (Analogi)

Bagus suka menolong dan selalu ramah kepada siapa saja. Tidak seperti adiknya Dedi yang suka jahil kepada orang. Dedi lebih dikenal dengan kenakalannya bukan prestasinya. Itulah sebabnya mengapa mereka berdua mendapatkan perlakuan yang berbeda dari teman-temannya.

Contoh Paragraf Induktif 3 (Sebab-Akibat)

Bulan ini kita memasuki musim penghujan. Ada banyak sampah yang menumpuk di sungai akibat membuang sampah sembarangan. Sehingga membuat volume air menjadi naik. Tak heran jika banjir datang setiap hari.

Contoh Paragraf Induktif 4

Tangkai bunga ini memiliki duri. Bunga ini banyak disukai orang karena bentuknya yang indah. Bunga ini sering dijumpai berwarna putih dan merah. Bunga ini sering digunakan orang sebagai bentuk kasih sayang. Hampir semua orang mengenali bunga ini, yaitu bunga mawar.

Contoh Paragraf Induktif 5

Setelah banjir surut, anak-anak yang telah berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke pelayanan medis darurat untuk mendapatkan pemeriksaan. Ternyata anak-anak korban banjir bandang tersebut mengalami beberapa kasus penyakit. Sebanyak 18 anak mengalami diare akut, 6 anak terkena demam berdarah dan 3 anak mengalami penyakit kulit. Dapat dikatakan banjir bandang yang terjadi minggu lalu itu mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan anak korban banjir.

Paragraf Campuran

Paragraf campuran adalah sebuah paragraf yang diawali dengan kalimat utama kemudian dilanjutkan dengan kalimat-kalimat penjelas, lalu diakhiri oleh kesimpumpulan pada akhir paragraf. Jadi, paragraf campuran memiliki dua kalimat utama.

Ciri-Ciri Paragraf Campuran

  • Memiliki kalimat utama di awal paragraf dan di akhir paragraf.
  • Adanya variasi atau pengulangan di beberapa kata kunci di bagian awal dan akhir paragraf.

Contoh Paragraf Campuran Singkat

Berikut beberapa contoh dari paragraf campuran.

Contoh Paragraf Campuran Tentang Kesehatan

Jeruk nipis ternyata memiliki banyak manfaat. Jeruk nipis dapat digunakan untuk mengobati batuk secara alami. Jeruk nipis juga dapat dijadikan minuman untuk menyegarkan tenggorokan. Selain itu, dapat juga dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. Jadi ternyata jeruk nipis memiliki banyak sekali manfaat bagi manusia.

Contoh Paragraf Campuran Tentang Pendidikan

Pendidikan karakter adalah pendidikan yang paling utama untuk anak. Mengapa? karena dengan pendidikan karakter yang baik, anak akan memiliki pondasi karakter dan mental yang kuat. Guru dan orang tua dapat bekerja sama untuk membentuk karakter anak. Ketika berhasil, maka nasehat dan ilmu akan mudah diterima oleh onak. Jadi, pendidikan karakter adalah pendidikan yang harus diutamakan.

Contoh Paragraf Campuran 3

Jika kita jarang mengonsumsi sayuran dapat berakibat tidak baik bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah mudah terkena penyakit. Kita dapat menderita anemia atau kekurangan darah. Kita juga akan mudah mengalami sembelit karena kurangnya serat dalam tubuh. Ternyata, jarang mengonsumsi sayuran dapat mengakibatkan dampak buruk bagi tubuh kita.

Demikian contoh-contoh paragraf deduktif, induktif dan campuran beserta pengertian dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat dan dapat membantu kamu untuk lebih mengerti tentang paragraf deduktif, induktif, dan campuran.

ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan komentar