Majas Litotes

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, majas menjadi salah satu materi yang paling sering diajarkan di sekolah. Perlu kamu ketahui, bahwa jenis majas ada banyak sekali. Nah untuk artikel kali ini kita akan membahas salah satu jenis majas yaitu majas litotes. Yuk simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Pengertian Majas Litotes

Majas litotes merupakan majas yang menggambarkan situasi dengan menggunakan kata-kata yang berlawanan arti dari kenyataan yang sebenarnya. Tujuan dari majas ini yaitu untuk merendahkan diri, padahal maksudnya tinggi.

Ada juga yang menjelaskan bahwa majas litotes adalah gaya bahasa yang digunakan untuk mengekspresikan sebuah situasi dengan rasa rendah hati.

Contoh Beserta Penjelasannya

Agar kamu lebih paham mengenai majas litotes, simak contoh beserta penjelasannya dibawah ini :

Contoh 1

1. “Jika kalian berkenan, pakailah mobil butut ku ini”

Penjelasan : Maksud dari kata “mobil butut” adalah mobil mewah yang sangat layak untuk ditumpangi. Pernyataan diatas hanya untuk merendahkan diri.

2. “Jika ada waktu singgahlah ke gubuk reot ku”

Penjelasan : Kata “gubuk reot” bisa jadi adalah rumah yang mewah. Kata tersebut digunakan untuk merendahkan diri.

3. “Izinkan saya sebagai orang awam untuk menjelaskan presentasi ini”

Penjelasan : Kata “orang awam” bisa jadi orang tersebut memiliki pengetahuan yang luas.

4. “Terimalah hadiah yang tak seberapa ini dariku”

Penjelasan : Kata “tak seberapa” sebenarnya adalah sesuatu yang spesial.

5. “Saya hanya seorang pengusaha kecil yang berasal dari Banyumas”

Penjelasan : Kata “pengusaha kecil” sebenarnya adalah pengusaha yang sangat sukses.

6. “Akhirnya aku bisa membeli mobil jelek ini dengan hasil kerja kerasku selama 10 tahun”

Penjelasan : Kata “mobil jelek” sebenarnya adalah mobil yang sangat bagus bahkan sangat mewah.

7. “Silahkan menikmati jamuan yang alakadarnya ini!”

Penjelasan : Kata “alakadarnya” sebenarnya mengartikan jamuan yang dihidangkan sangat komplit.

8. “Hanya hal kecil ini saja yang bisa aku lakukan untuk membantumu”

Penjelasan : Kata “hal kecil” sebenarnya adalah kata ganti untuk hal besar. Kata tersebut digunakan untuk merendahkan diri.

9. “Datanglah ke pesta kecil-kecilan di rumahku nanti malam”

Penjelasan : Kata “pesta kecil-kecilan” sebenarnya adalah pesta yang besar.

10. “Pakailah kemeja lusuh ini untuk mengganti bajumu yang basah karena air hujan”

Penjelasan : Kata “kemeja lusuh” sebenarnya adalah kemeja yang bagus dan rapi.

Contoh 2

  1. Apalah dayaku hanya seseorang yang memiliki cinta dan kasih sayang, dibanding dia yang punya segalanya.
  2. Jika ada waktu mampirlah ke gubuk kecilku.
  3. Terimalah kado yang tak seberapa ini dariku.
  4. Penghasilanku di perusahaan itu hanya cukup untuk makan dengan lauk seadanya.
  5. Usaha yang kecil-kecilan ini sudah cukup untuk membiayai kebutuhan harian keluargaku.
  6. Saya hanya orang kecil dengan impian dan harapan yang besar.
  7. Tubuh renta ini tak seharusnya mendapatkan penghargaan dari orang sekuat engkau.
  8. Keluargaku hanya tinggal di rumah yang sederhana.
  9. Hanya sepatu jelek ini yang bisa aku berikan untuk hadiah kenaikan kelasmu.
  10. Perjuanganku ini hanya setetes air yang berada di luasnya lautan.

Itulah penjelasan ringkas mengenai majas litotes. Semoga bermanfaat.

ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan komentar