Kalimat Simpleks dan Kompleks

Dalam mata pelajaran bahasa indonesia, ada banyak sekali jenis-jenis kalimat. Ada kalimat majemuk, kalimat efektif, kalimat imperatif dan lain-lain. Nah untuk pembahasan kali ini, bahassemua.com akan mengulas secara ringkas mengenai kalimat simpleks dan kompleks. Yuk simak penjelasannya dibawah ini !

Kalimat Simpleks

Apa itu kalimat simpleks? Kalimat simpleks adalah sebuah kalimat yang hanya memiliki satu verba utama. Hal ini karena kalimat simpleks hanya mempunyai satu tindakan atau peristiwa. Kalimat simpleks biasanya berpola S-P, S-P-O, S-P-O-K, atau S-P-O-K-Pel. Contoh :

  • Deni membaca buku di ruang tamu. (S-P-O-K)
  • Ega menyapu halaman. (S-P-O)

Ciri-Ciri Kalimat Simpleks

Kalimat simpleks memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu :

  1. Struktur kalimat sederhana.
  2. Tidak menggunakan kata penghubung.
  3. Merupakan kalimat tunggal.

Contoh Kalimat Simpleks

Berikut bahassemua.com akan memberikan beberapa contoh dari kalimat simpleks seperti dibawah ini :

  • Nana bermain bulu tangkis. (S-P-O)
  • Riya terjatuh dari pohon mangga. (S-P-O)
  • Kucing itu terjepit di pintu belakang rumah. (S-P-K)
  • Singa itu menerkam mangsanya dengan lahap. (S-P-O-K)
  • Sopir itu menabrak trotoar karena rem blong. (S-P-O-K)
  • Pengrajin itu menjual kerajinannya kepada orang kaya. (S-P-O-K) 
  • Guru mengajari muridnya menulis. (S-P-O-K)
  • Artis itu menyanyikan lagu Bagimu Negeri. (S-P-O)
  • Penembak itu menembak mati buruannya. (S-P-O)
  • Semut itu memakan gula yang berserakan. (S-P-O-K)
  • Adik menangis di kamar.
  • Sindi sangat cuek.
  • Dinda menyapu halaman depan rumah.
  • Vira mencuci piring di dapur.
  • Sopir bus itu menabrak pembatas jalan.
  • Ibu memasak air di dapur.
  • Angga dan Sinta menggambar gunung.
  • Aku harus menyelesaikan tugas matematika.
  • Irman akan berlibur ke Yogyakarta.
  • Eko membaca majalah di kamar.
  • Vina membaca SMS dari Vika.
  • Adik bermain game di ruang tamu.
  • Vika sedang menonton TV.
  • Bagas menendang bola itu.
  • Arman akan mengikuti lomba renang.
  • Ekhsan berangkat kerja hari ini.

Kalimat Kompleks

Selain kalimat simpleks, ada juga kalimat kompleks. Apa itu kalimat kompleks? Kalimat kompleks adalah sebuah kalimat yang mempunyai lebih dari satu verba utama atau predikat karena mempunyai dua tindakan atau peristiwa.

Kedua klausa tersebut biasanya dipisahkan dengan konjungsi (kata hubung) atau koma, atau bisa juga tidak mempunyai konjungsi atau tanda sama sekali.

Contoh :

  • Bagus membeli rumah baru karena ia mempunyai banyak uang. (S-P-O-C-S-P-O)
  • Winda menyanyi di taman, burung pun ikut bersiul dengan sangat merdu. (S-P-K-S-P-K)

Ciri-Ciri Kalimat Kompleks

Jika dilihat dari contoh diatas, dapat kita simpulkan bahwa kalimat kompleks memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Memiliki dua atau lebih peristiwa/tindakan.
  2. Dipisahkan dengan konjungsi atau tanda koma.
  3. Mempunyai dua buah subjek dan predikat.

Jenis dan Contoh Kalimat Kompleks

Ada dua jenis kalimat kompleks, yaitu kalimat kompleks parataktik dan hipotaktik.

1. Kalimat Kompleks Parataktik

Kalimat kompleks parataktik adalah suatu kalimat yang terdiri dari dua klausa yang mempunyai makna setara atau sejajar. Konjungsi yang digunakan pada kalimat jenis ini seperti dan, tetapi, atau, dan sedangkan.

Contoh :

  • Nurmala menanam bunga mawar dan dia rajin merawatnya.
  • Putra hanya orang biasa tetapi gayanya sangat sombong.
  • Aku bekerja sangat giat dan ibu selalu membantuku.
  • Kakak selalu membantu ayahnya sedangkan adiknya selalu bermain.
  • Asep mengajak Budi pergi ke sekolah bersama tetapi budi tidak mau.
  • Ayah membeli daging sapi dan daging kambing di pasar tradisional.
  • Sifa sedang membaca buku sedangkan vika sedang menulis.
  • Hani menanam bunga melati dan ia selalu menyiramnya setiap pagi.
  • Saya sudah berusaha dengan sangat keras sedangkan dia hanya diam saja.
  • Kakak sudah belajar sedangkan adik masih bermain.

2. Kalimat Kompleks Hipotaktik

Kalimat Kompleks hipotaktik adalah sebuah kalimat yang memiliki dua klausa yang maknanya bersifat tidak sejajar. Kalimat jenis ini biasanya dihubungkan dengan konjungsi seperti karena, jika, ketika, dan sehingga.

Contoh :

  • Sindi saat ini sudah dewasa sehingga dia sudah lebih cerdas.
  • Saya sudah pergi ke Tokyo jika mempunyai uang.
  • Hari ini saya sangat senang karena saya bertemu dengan orang yang saya sukai.
  • Saya sedang pergi bersama Sindi ketika paman berkunjung kerumah saya.
  • Saya akan menjadi pengusaha sukses ketika saya telah berumur 23 tahun.
  • Saya masih ingat kejadian itu ketika saya masih sekolah dulu.
  • Jika kamu mengikuti nasehat orang tuamu maka hidupmu akan lebih baik.
  • Jangan membuang sampah sembarangan karena bisa menyebabkan banjir saat musim hujan.
  • Deva tidak dirumah ketika gempa itu berlangsung.
  • Firman lupa mengisi bensin sehingga kendaraannya mogok di tengah jalan.

Demikian ulasan singkat mengenai kalimat simpleks dan kompleks. Semoga bermanfaat.

ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan komentar