Majas Hiperbola

Salah satu jenis majas yang sangat dikenal saat ini adalah majas hiperbola. Majas ini sering kita temui dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia baik tingkat SD, SMP, SMA, atau Perguruan Tinggi. Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas secara lengkap mengenai majas hiperbola. Yuk simak penjelasannya dibawah ini.

Pengertian Majas Hiperbola

Majas hiperbola merupakan gaya bahasa yang mengandung suatu pernyataan yang berlebihan. Majas ini biasanya digunakan dalam sebuah karya sastra seperti puisi atau novel dengan tujuan untuk meningkatkan kesan dan daya pengaruh sesuatu yang sedang dibicarakan.

Selain dalam karya sastra, majas hiperbola juga sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun terkadang kita tidak menyadarinya.

Ciri-Ciri Majas Hiperbola

Majas hiperbola memiliki ciri-ciri seperti di bawah ini :

1. Melebih-lebihkan Sesuatu

Artinya, kata yang digunakan bertujuan untuk melebih-lebihkan sesuatu baik dalam situasi humor ataupun serius.

Contohnya ketika kamu sudah lama tidak bertemu dengan teman akrabmu, kamu mungkin akan mengucapkan “Setelah berabad-abad akhirnya kita bisa bertemu kembali”. Kata berabad-abad adalah kata yang berlebihan, karena tidak mungkin selama berabad-abad.

Contoh lainnya : “Tas itu beratnya satu ton!”. Dalam kalimat ini, pembicara mengklaim bahwa sebuah tas memiliki berat satu ton. Tentu saja, ini bukan berarti bahwa tas itu beratnya satu ton, melainkan pembicara menggunakan kalimat hiperbola untuk menekankan bahwa tas tersebut terasa sangat berat.

2. Dramatis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, majas hiperbola sering digunakan dalam sebuah karya sastra dengan tujuan agar karya sastra tersebut lebih lucu atau lebih indah.

Contohnya, penyair akan menggunakan kalimat “Dia punya otak seukuran dunia” daripada “Dia benar-benar cerdas”.

Contoh lain : “Aku akan memberimu bulan, bintang, dan apapun yang kamu inginkan”. Seperti yang sudah kamu ketahui, hal tersebut tidaklah mungkin. Namun ini adalah cara hiperbola untuk mengatakan bahwa pembicara akan memberikan apa saja yang diminta kekasihnya.

3. Mempengaruhi Pembaca dan Pendengar

Kalimat-kalimat yang menggunakan majas hiperbola akan menciptakan kesan yang kuat serta menambah penekanan sehingga akan mempengaruhi pembaca dan pendengar.

Contoh : “Gunakan krim ini selama tujuh hari dan dapatkan kulit wajah secerah kristal”. Kalimat ini termasuk dalam majas hiperbola, karena terlalu melebih-lebihkan.

Contoh Majas Hiperbola

Untuk menambah pemahaman kamu, berikut ini beberapa contoh kalimat dari majas hiperbola :

Contoh 1

  1. Sindi memiliki hati sedingin es sehingga tidak ada pria yang berani mendekatinya.
  2. Senyumannya membuat hatiku meleleh.
  3. Latihan hari ini membuatku mandi keringat.
  4. Pengangguran di negara ini meroket bandingkan negara lain.
  5. Terik matahari membakar rambutku.
  6. Kata-katanya sangat menusuk hati.
  7. Pekerjaan hari ini sungguh memeras otak.
  8. Fadli tergesa-gesa hingga ia memacu motornya seperti kilat.
  9. Doa ibu deras mengalir untuk kebaikan anaknya.
  10. Model baju itu memiliki tubuh sekurus tusuk gigi.

Contoh 2

  1. Rafika tidak pernah kelihatan bagaikan ditelan bumi.
  2. Rasanya otakku hampir meledak mengerjakan ujian matematika kemarin.
  3. Hancur hatiku setelah mendengar pengumuman tadi.
  4. Remuk hatiku melihat kau bersamanya.
  5. Bunda Puspa cantik sekali seperti cantiknya bidadari surga.
  6. Harga minyak saat ini sedang meroket ke langit angkasa.
  7. Para pahlawan berjuang sampai titik darah penghabisan.
  8. Suara klakson motor itu memecahkan gendang telingaku.
  9. Sampah di Jakarta bertumpuk setinggi gunung.
  10. Ketika berbicara dengan Maya seakan dunia ini berhenti berputar.

Contoh 3

  1. Suara Fatin membuat juri terhipnotis saat mendengarkan ia bernyanyi.
  2. Menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok melambung tinggi.
  3. Suatu saat nanti prestasiku pasti akan mengguncang dunia.
  4. Ayah adalah malaikat tak bersayap.
  5. Bapaknya bekerja mati-matian memeras keringat untuk membiayai kuliah anaknya.
  6. Bagi gue, gym itu segalanya buat hidup gue.
  7. Jangan main-main dengan guru BK itu, jika dia murka gunung pun akan ambruk dibuatnya.
  8. Kulit Ulfa sangat halus seperti sutra dan seputih salju.
  9. Perkataanmu setajam silet.
  10. Senyumanmu membuat hatiku berbunga-bunga.

Itulah penjelasan ringkas mengenai majas hiperbola. Semoga bermanfaat.

ARTIKEL LAINNYA

Tinggalkan komentar